Media yang digunakan
dalam pembelajaran beraneka ragam. Seseorang guru harus dapat memilih salah
satu media pembelajaran yang akan digunakan. Penggunaan atau pemilihan media
harus disesuaikan dengan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Menurut (Djamarah,
2002:140) menggolongkan media pembelajaran menjadi tiga yaitu:
1) Media auditif yaitu media yang mengandalkan
kemampuan suara saja, seperti radio,
kaset rekorder.
2) Media visual adalah media yang hanya
mengandalkan indera penglihatan karena hanya menampilkan gambar diam seperti
film bingkai, foto, gambar, atau lukisan.
3) Media audiovisual adalah media yang
mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan
yang lebih baik.
Selanjutnya (Sadiman,
2008:28) membagi media pembelajaran menjadi 3 golongan kelompok besar :
1) Media Grafis termasuk media visual seperti
gambar/foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik, kartun, poster, peta, dan
globe.
2) Media Audio berkaitan dengan indera
pendengaran. Seperti radio, alat perekam piata magnetik, piringan laboratorium
bahasa
3) Media Proyeksi Diam seperti film bingkai
(slide), film rangkai (film strip), media transparan, film, televisi, video.
Dari beberapa
pendapat di atas, dapat penulis simpulkan bahwa jenis-jenis media pembelajaran
sebagai berikut :
Media Audio
Media Audio adalah
media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran. Dilihat dari
sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa
lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi).
Media Visual
Media visual adalah
media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Media visual menampilan
materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor, karena melalui
media ini perangkat lunak (soft ware) yang melengkapi alat proyeksi ini akan
dihasilkan suatu bias cahaya atau gambar yang sesuai dengan materi yang
diinginkan.
Media Audio-Visual
Media audio-visual
disebaut juga sebagai media video. Video merupakan media yang digunakan untuk
menyampaikan pesan pembelajaran. Dalam media video terdapat dua unsur yang
saling bersatu yaitu audio dan visual. Adanya unsur audio memungkinkan siswa
untuk dapat menerima pesan pembelajaran melalui pendengaran, sedangkan unsur
visual memungkinkan penciptakan pesan belajar melalui bentuk visualisasi.
Sumber : Skripsi Tony
Susetyo



















