Jumat, 19 April 2013

Pengertian Kewarganegaraan Menurut Para Ahli


 
 
Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan yang membedakana adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh secara hokum berpartisispasi dalam politik). Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara. 

Pengertian Kewarganegaraan Menurut Para Ahli 


Daryono
Kewarganegaraan adalah isi pokok yang mencakup hak dan kewajiban warga Negara. 
Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus : Negara ) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga Negara. 

Wolhoff
Kewarganegaraan ialah keanggotaan suatu bangsa tertentu yakni sejumlah manusia yang terikat dengan yang lainnya karena kesatuan bahasa kehidupan social-budaya serta kesadaran nasionalnya. 

Ko Swaw Sik ( 1957 )
Kewarganegaraan ialah ikatan hukum antara Negara dan seseorang. Ikatan itu menjadi suatu “kontrak politis” antara Negara yang mendapat status sebagai Negara yang berdaulat dan diakui karena memiliki tata Negara. 

Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan . didalam pengertian ini, warga suatu kota atau kapubaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya social) yang berbeda-beda bagi warganya.


R. Daman
Kewarganegaraan istilah hal-hal yang berhubungan dengan penduduk suatu bangsa. 

Graham Murdock ( 1994 )
Kewarganegaraan ialah hak untuk berpartisipasi secara utuh dalam berbagai pola struktur social, politik dan kehidupan kultural serta untuk membantu menciptakan bentuk-bentuk yang selanjutnya dengan begitu maka memperbesar ide-ide. 

10. R. Parman
Kewarganegaraan ialah suatu hal-hal yang berhubungan dengan penduduk suatu bangsa. 

Soemantri
Kewarganegaraan ialah sesuatu yang berhubungan dengan manusia sebagai individu dalam suatu perkumpulan yang terorganisir dalam hubungan dengan Negara. 

Mr. Wiyanto Dwijo Hardjono, S.Pd.
Kewarganegaraan ialah keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus:Negara) yang dengannya membawa hak untuk berprestasi dalam kegiatan-kegiatan politik. 

Stanley E. Ptnord dan Etner F.Peliger
Kewarganegaraan ialah studi yang berhubungan dengan tugas-tugas pemerintahan dan hak-kewajiban warga Negara.

Posted in: pendidikan



JENIS-JENIS MEDIA PEMBELAJARAN




Media yang digunakan dalam pembelajaran beraneka ragam. Seseorang guru harus dapat memilih salah satu media pembelajaran yang akan digunakan. Penggunaan atau pemilihan media harus disesuaikan dengan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Menurut (Djamarah, 2002:140) menggolongkan media pembelajaran menjadi tiga yaitu:
1)    Media auditif yaitu media yang mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio,  kaset rekorder.
2)    Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan karena hanya menampilkan gambar diam seperti film bingkai, foto, gambar, atau lukisan.
3)    Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik.

Selanjutnya (Sadiman, 2008:28) membagi media pembelajaran menjadi 3 golongan kelompok besar :
1)    Media Grafis termasuk media visual seperti gambar/foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik, kartun, poster, peta, dan globe.
2)    Media Audio berkaitan dengan indera pendengaran. Seperti radio, alat perekam piata magnetik, piringan laboratorium bahasa
3)    Media Proyeksi Diam seperti film bingkai (slide), film rangkai (film strip), media transparan, film, televisi,  video.

Dari beberapa pendapat di atas, dapat penulis simpulkan bahwa jenis-jenis media pembelajaran sebagai berikut :

Media Audio
Media Audio adalah media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran. Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi).

Media Visual
Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Media visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor, karena melalui media ini perangkat lunak (soft ware) yang melengkapi alat proyeksi ini akan dihasilkan suatu bias cahaya atau gambar yang sesuai dengan materi yang diinginkan.

Media Audio-Visual
Media audio-visual disebaut juga sebagai media video. Video merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Dalam media video terdapat dua unsur yang saling bersatu yaitu audio dan visual. Adanya unsur audio memungkinkan siswa untuk dapat menerima pesan pembelajaran melalui pendengaran, sedangkan unsur visual memungkinkan penciptakan pesan belajar melalui bentuk visualisasi.

Sumber : Skripsi Tony Susetyo

Microsoft Windows


1. Sejarah Windows


Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface), sejak tahun 1980an Microsoft Corporation di Bellevue, Washington yang dikepalai oleh William Bill Gates, mengembangkan OS dengan nama MS-DOS (Micro-Soft-Disk Operating System). MS-DOS masih berbasis command-line (modus teks).


Sistem operasi Windows ini pun berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line kea rah OS GUI. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS begitu pula pada Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.


2. Berbagai Versi Windows


1. Windows versi 1.0


Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapiRowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki olehMS-DOS.


2. Windows/386


Pada Windows/386 2.1 memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standarLotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki olehIntel 80386.


3. Windows versi 3.0


Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.


Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit. Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative LabsSound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.


Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan dukungan pasar perangkat lunakaplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan revisi terhadap beberapa rencana awalnya.


4. Windows NT


Fitur yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkasNTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke depan.


Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk menggantikanWindows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.


Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.


5. Windows 95


Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar memiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bitmasih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 APIyang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitasWin16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).


Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus realsecara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.


Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakanmemori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.


Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keraskomputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.


Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari parapengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.


Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:






6. Windows 98


Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.


Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.


7. Windows Server 2000


Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0. Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.


Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakanteknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS),Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console),Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasiberbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.


Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.


8. Windows Me


Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.


Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, danMicrosoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritikkarena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.


Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernelmonolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).


9. Windows XP


Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.


Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007. Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulanNovember 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PCdengan layar sentuh)
Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam(embedded system)
Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64(AMD64 atau Intel EM64T).
Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhirworkstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.


10. Windows Server 2003


Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.


Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.mscSelain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa dipercayai".


Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemen untuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.


12. Windows Vista


Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagaiUser Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut denganWindows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar,Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans,Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).


Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.


13. Windows Server 2008


Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan denganWindows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.


14. Windows 7


Lahirnya windows 7 membuat pencinta Windows menjadi terobati terutama para pengguna windows vista karena ada perbaikan system Operating System pada Windows 7 terutama performance.


Di kalangan komunitas Microsoft, orang-orang banyak mempertanyakan mengenai Windows 7 kernel dan menduga bahwa Windows 7 kernel sama yang digunakan Windows Vista kernel sehingga secara arsitektur akan sama dengan Windows Vista. Microsoft sendiri pun mengatakan bahwa Window 7 kernel tidak dibuat dari awal, tapi merupakan perbaikan dari Windows Vista Kernel. Hal ini mengundang kecurigaan jangan-jangan Windows Vista merupakan produk yang belum waktunya rilis seperti halnya nasib Windows Me. Ini berarti secara keseluruhan Windows 7 hampir sama dengan Windows Vista.


3. Windows XP


Saya akan sedikit membahas tentang Windows Xp. Mengapa XP? Karena Windows Xp merupakan windows yang paling lama dapat bertengger dan dipakai oleh banyak masyarakat sebelum rilis lagi versi terbarunya Sistem Operasi Microsoft, dalam artian jarak antara diperkenalkannya Xp dengan jarak rilisnya versi terbaru sangat lama. Dan tentunya windows Xp untuk sekarang sangat familiar sekali digunakan oleh masyarkat baik personal maupun perusahaan.


a. Interface


Bisa dilihat pada gambar 1 adalah menunjukan tampilan desktop pada Windows Xp yang sudah merupakan visual yang dinamis jika dibandingkan dengan versi windos dibelakangnya seperti Windows98 kebawah.


b. Taskbar dan Star Menu Properties


Taskbar pada Windows Xp digunakan sebagai pengatur segala macam komponen yang terdapat pada taskbar tersebut. Seperti menampilkan jam, menyembunyikan ikon yang tidak aktif, mengunci taskbar supaya tidak bisa di pindahkan baik ke atas ataupun ke samping, menyembunyikan taskbar (autohide), menampilkan taskbar diatas supaya jika aplikasi berjalan taskbar masih berada diposisi paling atas, mengelompokkan atau grup aplikasi yang sama, misalnya kita membuka 5 file dokumen word maka akan diperlihatkan satu dokumen word dan ketika mau melihat semuanya tinggal di klik di file yang terlihat tadi lalu bisa dipilih dari kelima tersebut mana yang mau diaktifkan, menampilkan quick launch. Pada Star Menunya kita dapat merubah tampilan Star Menu (gambar 2) baik ke dalam bentuk klasik maupun bentuk modern (default)


c. Control Panel


Contol panel pada windows Xp digunakan untuk mengatur berbagai macam settingan untuk mengoptimalkan windows Xp itu sendiri.


- Accessibility Options


Digunakan untuk mengatur Windows Xp supaya dapat digunakan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan fisik yang terbatas.


- Add Hardware


Digunakan untuk menginstall hardware baru, misalkan vga card, modem, sound card.


- Add or Remove Programs


Yaitu tempat menampilkan list aplikasi yang sudah terinstal di Windows Xp, jika kita akan menghapus salah satunya maka tinggal mengklik Remove dan jika akan mengupdate aplikasi (merubah setingan instalasi komponen apa saja yang akan diinstal) maka tinggal mengklik Change


- Administrative Tools


Digunakan utnuk para teknisi untuk mengubah dalam hal pemrograman dalam Windows. Misalnya untuk melihat service, ODBC, computer management, dan lain-lain


- Automatic Updates


Digunakan pula untuk menentukan waktu untuk mengupdate Windows.


- Date and Time


Mengatur waktu, hari tanggal tahun dan jona tempat kita berada di suatu Negara atau wilayah.


- Display


Digunakan untuk merubah tampilan Windows Xp, misalkan mengganti tema, mengganti background, memasang screen saver, mengganti resolusi monitor.


- Folder Options


Menampilkan opsi folder pada window explorer, bisa tampilan folder, di sembunyikan-ditampilkan, dan masih banyak lagi fitur lainnya.


- Fonts


Melihat daftar font atau huruf yang terinstal di Windows, anda bisa pula menambah atau menguranginya.


- Game Controllers


Untuk melihat apakah Gamepad atau Joystik kita sudah terpasang dengan sempurna dan bisa juga digunkan untuk memasukan atau menginstall Game Control baru serta bisa di setting sesuai keinginan.


- Internet Options


Untuk pengaturan browsing internet, misalkan security, homepage, privacy, content, connection dan lain-lain.


- Keyboard


Digunakan untuk menyeting berbagai macam yang berhubungan dengan keyboard seperti cursor blink rate, dan bisa juga untuk melihat jenis dan pabrikan keyboard yang kita gunakan.


- Mouse


Digunakan untuk mengatur kecepatan double klik, merubah tema pointer, efek pointer dan untuk melihat jenis dan merk mouse yng kita gunakan.


- Network Connections


Untuk melihat list akses point atau dial up, lan yang sudah di setting.


- Network Setup Wizard


Pengaturan langkah demi langkah untuk membuat network, bisa LAN ataupun yang terhubung ke Internet.


- Phone and Modem Options


Digunakan untuk membuat akses poin dengan menggunakan modem ataupun modem telepon.


- Portable Media Device


Melihat list hardware yang terintagrasi langsung dengan Media hiburan misalkan dengan Windows Media Player.


- Power Options


Pengaturan dalam mengefisiensikan listrik, misalnya pengaturan turn off monitor, mematikan komputer, stanby dan lain-lain.


- Printers and Faxes


Digunakan untuk melihat printer yang sudah terpasang di Windows kita, bisa pula digunakan untuk menginstall printer atau faximil baru.


- Regional and Language Options


Untuk mengatur dimana kita berada, mengatur standard dan format yang digunakan sesuai dengan Negara kita, bahasa yang digunakan.


- Scanner and Camera


Untuk melihat scanner atau kamera yang telah terinstall dan bisa juga digunakan untuk memasukan scanner atau kamera baru.


- Scheduled Tasks


Untuk mengatur penjadwalan. Bisa untuk maintenance Windows, penjadwalan update dan lain-lain yang berhubungan dengan skejul.


- Security Center


Mengatur keamanan dalam berinternet, firewall dan automatic updates.


- Sounds and Audio Device


Digunakan untuk menyeting volume, tipe speaker, sound scheme, audio, recording, dan lain-lain.


- Speech


Digunakan untuk Speech atau berbicara. Jadi seolah-olah Windows bisa membaca teks (berbicara).


- System


Untuk melihat informasi mengenai system yang terinstal. Misalkan versi Windows berapa, Processornya apa, jumlah RAM, mellihat semua hardware, update, system restore dan masih banyak lagi.


- Taskbar and Star Menu


Untuk mengatur visualisasi taskbar, mulai dari tampilan ketika kita mengklik star, sampai auto hide taskbar, menampilkan quick launch, hide icon, tampilan star menu versi classic atau modern, dan masih banyak lagi pengaturan didalamnya.


- User Accounts


Digunkan untuk mengatur akun kita, baik pembuatan akun baru, menghapus akun, mengaktifkan Guest akun ataupun mengedit akun lainnya.


- Windows Firewall


Untuk pengaturan keamanan juga, misalakan bisa memblokir dan memanage komunikasi antar komputer baik network LAN maupun Internet, memblokir aplikasi yang bisa dianggap berbahaya, dan lain-lain.


- Wireless Network Setup Wizard


Mengatur pengaturan network nirkabel, bisa bluetoot, WiFi, dan lain-lain.


d. Command Prompt


Command prompt merupakan aplikasi bawaan dari Windows Xp yang mana hampir sama penggunaannya dengan MS-DOS. Command prompt bisa dikatakan dan digunakan sebagai tempat untuk memerintah (command). Command prompt berbasiskan text line yang bisa digunakan untuk mengatur komputer / Windows.


Perintah-perintah yang terdapat pada command prompt banyak sekali sebagai contoh : MD, CD, RD, DIR, TREE. Itu merupakan perintah-perintah dasarnya saja.


MD (Make Directory), yaitu perintah yang digunakan ketika kita akan membuat sebuah directory atau bisa dibilang folder.


CD (Change Direktory), yaitu untuk masuk kedalam folder ataupun keluar dari folder tersebut.


RD (Remove Directory), yaitu berfungsi untuk menghapus folder syaratnya kita harus berada di folder parent dari folder yang mau dihapus.


DIR, digunakan untuk melihat properties yang di punyai folder bisa berupa daftar file yang ada di folder tersebut, ukuran file, alamat file, jumlah file dan lain-lain.


TREE, digunakan untuk melihat pohon atau letak dari folder-folder ataupun subfoldernya.


4. Kelebihan dan Kekurangan Windows


a. Kelebihan


Banyak aplikasi yang mendukung di Windows serta dukungan driver hardware pun sudah tidak usah ditanyakan lagi. Berbeda dengan linux misalnya yang anda mungkin akan mengalami sedikit kendala dalam mengintal hardware baru.


User Friendly, karena menggunakan sisitem GUI, multitasking. Bisa dibilang sebagai leader GUI dikancah Sistem Operasi


Mudah untuk digunakan, mungkin dikarenakan kita sudah amat familiar dengn Windows. Tapi pada dasarnya penggunaan bisa dikatakn relative karena setiap orang pasti mempunyai opini yang berbeda.


b. Kekurangan


System Operasi yang berlisensi (berbayar) artinya kita harus merogoh kocek dana yang lumayan besar jika ingin menggunakan Sistem Operasi Windows ini.


Karena berbayar maka banyak programmer yang berusaha menjebol keamanannya yaitu bisa dengan membuat Virus, Spyware, Trojan, dan Adware


Instalasi dan Kelengkapan Program


Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya. Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapi Linux didistribusikan dengan banyak program didalamnya (itu sebabnya dikenal istilah distro dari kata distribusi Linux). Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll. Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux. Berbeda dngan Windows yang hanya Sistem Operasi dasarnya saja.


User Interface


Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows 95/98. Anda sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP, karena Anda bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang lebih ringan. Sedangkan misalnya di Linux, Anda bisa menemukan banyak macam user interface. Dan biasanya pilihan user interface ini dapat Anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau lingkungan kerja Anda. Misal, pada komputer yang lambat Anda bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox. Atau jika Anda menyukai gaya Mac, Anda bisa memilih desktop model GNOME atau menggunakan utility Docker. Dan jika Anda terbiasa di Windows dan memiliki komputer yang cukup cepat, Anda bisa memilih desktop KDE.

Apple App Store Masih Sediakan Konten Porno




KOMPAS.com - Apple termasuk dalam daftar perusahaan yang sedang diselidiki regulator China, terkait konten pornografi yang tersedia dalam Apple App Store. Toko aplikasi  ini dianggap masih menyediakan konten porno untuk pengguna iPhone dan iPad.

National Office Against Pornographic and Illegal Publications China pun telah memerintahkan Apple untuk menghapus konten porno yang ada di toko aplikasi online App Store khusus wilayah China, Rabu (17/4/2013).

Menurut laporan kantor berita Xinhua yang dikutip CNet, totalnya ada sekitar 198 situs web dan toko aplikasi yang diselidiki regulator China.

Apple selama ini dikenal sebagai perusahaan yang memasang aturan ketat bagi aplikasi atau konten yang ingin dipublikasikan di App Store. Jika ada konten yang dianggap melanggar aturan, termasuk pornografi, Apple akan menolaknya.

Pada bulan Januari 2013, perusahaan menghapus aplikasi 500px karena menampilkan materi pornografi. Apple juga baru menghapus buku elektronik yang dilarang oleh pemerintah China.

Editor: Reza Wahyudi

24 Camat Di Minahasa

Sarundajang Lantik 24 Camat Di Minahasa

TONDANO, (manadotoday.com)–Pelantikan camat terbesar sepanjang sejarah Minahasa terjadi Senin (08/04). Bertempat di ruang rapat kantor bupati, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang (Ivansa) melantik 24 camat.
Pelantikan itu sendiri berdasarkan Surat Keputusan Nomor 821.2 BKDD/IV/286. “Para pejabat harus mempunyai tiga kewibawaan dan kepekaan yakni peka kerja peka Inovasi dan peka prestasi,” kata Ivansa saat memberi sambutan. Menurutnya, penataan birokrasi eselon 2 dan 3 diusahakan akan selesai di April 2013.
Dari 24 camat yang dilantik tersebut, beberapa di antaranya berasal dari Kota Tomohon. Dua Kepala Bidang di Badan Kepegawaian Daerah masing-masing Recky Laloan SH dan Drs Herlina Rori dan satu Kepala Bidang di Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon yakni Jeffry Maisiouw SPt. (Jan)


Inilah 24 Camat yang Dilantik di Minahasa


1.Jonli Suak Camat Lembean Timur
2.Robert Ratulangi Camat Tondano Selatan
3.John Tendean Camat Tondano Barat
4.Nansi M Mawuntu Camat Tompaso
5.Rodi Mewoh Camat Langowan Barat
6.Refrand Ruaw SSos Camat Langowoan Timur
7.Dolvi Tumangken Camat Langowan Selatan
8.Grace Tasik Camat Langowan Utara
9.Samuel Roeroe SSTP Camat Sonder
10.Recky Laloan SH Camat Kawangkoan
11.Yani Moniung Camat Kawangkoan Barat
12.Servi Koroh Camat Kawangkoan Utara.
13.Clay Dondokambey Camat Tombariri
14.Jhon Kapoh Camat Tondano Timur
15.Meyke Rantung Camat Tompaso Barat
16.Royke Worek Camat Tompaso Timur
17. Martha M Aguw Camat Kombi
18. Herlyna N Rori Camat Pineleng
19. Lucky Sualang Camat Tombulu
20. Jeane A Sumendap Camat Kakas Barat
21. Jeffry C Maisiouw SPt Camat Kakas
22. Royke Monginsidi SSos Camat Mandolang
23.Deidy Tumarar SE Camat Eris
24. Drs Jhon W Kapoh Camat Tombariri Timur


Microsoft Windows


1. Sejarah Windows Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface), sejak tahun 1980an Microsoft Corporation di Bellevue, Washington yang dikepalai oleh William Bill Gates, mengembangkan OS dengan nama MS-DOS (Micro-Soft-Disk Operating System). MS-DOS masih berbasis command-line (modus teks).

Sistem operasi Windows ini pun berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line kea rah OS GUI. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS begitu pula pada Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
2. Berbagai Versi Windows
1. Windows versi 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapiRowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki olehMS-DOS.
2. Windows/386
Pada Windows/386 2.1 memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standarLotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki olehIntel 80386.
3. Windows versi 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit. Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative LabsSound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan dukungan pasar perangkat lunakaplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan revisi terhadap beberapa rencana awalnya.
4. Windows NT
Fitur yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkasNTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke depan.
Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk menggantikanWindows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.
Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.
5. Windows 95
Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar memiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bitmasih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 APIyang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitasWin16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus realsecara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakanmemori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keraskomputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.
Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari parapengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.
Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:


6. Windows 98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.
7. Windows Server 2000
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0. Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakanteknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS),Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console),Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasiberbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.
Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.
8. Windows Me
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, danMicrosoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritikkarena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernelmonolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).
9. Windows XP
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007. Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulanNovember 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PCdengan layar sentuh)
Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam(embedded system)
Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64(AMD64 atau Intel EM64T).
Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhirworkstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
10. Windows Server 2003
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.mscSelain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa dipercayai".
Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemen untuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.
12. Windows Vista
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagaiUser Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut denganWindows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar,Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans,Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).
Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.
13. Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan denganWindows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
14. Windows 7
Lahirnya windows 7 membuat pencinta Windows menjadi terobati terutama para pengguna windows vista karena ada perbaikan system Operating System pada Windows 7 terutama performance.
Di kalangan komunitas Microsoft, orang-orang banyak mempertanyakan mengenai Windows 7 kernel dan menduga bahwa Windows 7 kernel sama yang digunakan Windows Vista kernel sehingga secara arsitektur akan sama dengan Windows Vista. Microsoft sendiri pun mengatakan bahwa Window 7 kernel tidak dibuat dari awal, tapi merupakan perbaikan dari Windows Vista Kernel. Hal ini mengundang kecurigaan jangan-jangan Windows Vista merupakan produk yang belum waktunya rilis seperti halnya nasib Windows Me. Ini berarti secara keseluruhan Windows 7 hampir sama dengan Windows Vista.
3. Windows XP
Saya akan sedikit membahas tentang Windows Xp. Mengapa XP? Karena Windows Xp merupakan windows yang paling lama dapat bertengger dan dipakai oleh banyak masyarakat sebelum rilis lagi versi terbarunya Sistem Operasi Microsoft, dalam artian jarak antara diperkenalkannya Xp dengan jarak rilisnya versi terbaru sangat lama. Dan tentunya windows Xp untuk sekarang sangat familiar sekali digunakan oleh masyarkat baik personal maupun perusahaan.
a. Interface
Bisa dilihat pada gambar 1 adalah menunjukan tampilan desktop pada Windows Xp yang sudah merupakan visual yang dinamis jika dibandingkan dengan versi windos dibelakangnya seperti Windows98 kebawah.
b. Taskbar dan Star Menu Properties
Taskbar pada Windows Xp digunakan sebagai pengatur segala macam komponen yang terdapat pada taskbar tersebut. Seperti menampilkan jam, menyembunyikan ikon yang tidak aktif, mengunci taskbar supaya tidak bisa di pindahkan baik ke atas ataupun ke samping, menyembunyikan taskbar (autohide), menampilkan taskbar diatas supaya jika aplikasi berjalan taskbar masih berada diposisi paling atas, mengelompokkan atau grup aplikasi yang sama, misalnya kita membuka 5 file dokumen word maka akan diperlihatkan satu dokumen word dan ketika mau melihat semuanya tinggal di klik di file yang terlihat tadi lalu bisa dipilih dari kelima tersebut mana yang mau diaktifkan, menampilkan quick launch. Pada Star Menunya kita dapat merubah tampilan Star Menu (gambar 2) baik ke dalam bentuk klasik maupun bentuk modern (default)
c. Control Panel
Contol panel pada windows Xp digunakan untuk mengatur berbagai macam settingan untuk mengoptimalkan windows Xp itu sendiri.
- Accessibility Options
Digunakan untuk mengatur Windows Xp supaya dapat digunakan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan fisik yang terbatas.
- Add Hardware
Digunakan untuk menginstall hardware baru, misalkan vga card, modem, sound card.
- Add or Remove Programs
Yaitu tempat menampilkan list aplikasi yang sudah terinstal di Windows Xp, jika kita akan menghapus salah satunya maka tinggal mengklik Remove dan jika akan mengupdate aplikasi (merubah setingan instalasi komponen apa saja yang akan diinstal) maka tinggal mengklik Change
- Administrative Tools
Digunakan utnuk para teknisi untuk mengubah dalam hal pemrograman dalam Windows. Misalnya untuk melihat service, ODBC, computer management, dan lain-lain
- Automatic Updates
Digunakan pula untuk menentukan waktu untuk mengupdate Windows.
- Date and Time
Mengatur waktu, hari tanggal tahun dan jona tempat kita berada di suatu Negara atau wilayah.
- Display
Digunakan untuk merubah tampilan Windows Xp, misalkan mengganti tema, mengganti background, memasang screen saver, mengganti resolusi monitor.
- Folder Options
Menampilkan opsi folder pada window explorer, bisa tampilan folder, di sembunyikan-ditampilkan, dan masih banyak lagi fitur lainnya.
- Fonts
Melihat daftar font atau huruf yang terinstal di Windows, anda bisa pula menambah atau menguranginya.
- Game Controllers
Untuk melihat apakah Gamepad atau Joystik kita sudah terpasang dengan sempurna dan bisa juga digunkan untuk memasukan atau menginstall Game Control baru serta bisa di setting sesuai keinginan.
- Internet Options
Untuk pengaturan browsing internet, misalkan security, homepage, privacy, content, connection dan lain-lain.
- Keyboard
Digunakan untuk menyeting berbagai macam yang berhubungan dengan keyboard seperti cursor blink rate, dan bisa juga untuk melihat jenis dan pabrikan keyboard yang kita gunakan.
- Mouse
Digunakan untuk mengatur kecepatan double klik, merubah tema pointer, efek pointer dan untuk melihat jenis dan merk mouse yng kita gunakan.
- Network Connections
Untuk melihat list akses point atau dial up, lan yang sudah di setting.
- Network Setup Wizard
Pengaturan langkah demi langkah untuk membuat network, bisa LAN ataupun yang terhubung ke Internet.
- Phone and Modem Options
Digunakan untuk membuat akses poin dengan menggunakan modem ataupun modem telepon.
- Portable Media Device
Melihat list hardware yang terintagrasi langsung dengan Media hiburan misalkan dengan Windows Media Player.
- Power Options
Pengaturan dalam mengefisiensikan listrik, misalnya pengaturan turn off monitor, mematikan komputer, stanby dan lain-lain.
- Printers and Faxes
Digunakan untuk melihat printer yang sudah terpasang di Windows kita, bisa pula digunakan untuk menginstall printer atau faximil baru.
- Regional and Language Options
Untuk mengatur dimana kita berada, mengatur standard dan format yang digunakan sesuai dengan Negara kita, bahasa yang digunakan.
- Scanner and Camera
Untuk melihat scanner atau kamera yang telah terinstall dan bisa juga digunakan untuk memasukan scanner atau kamera baru.
- Scheduled Tasks
Untuk mengatur penjadwalan. Bisa untuk maintenance Windows, penjadwalan update dan lain-lain yang berhubungan dengan skejul.
- Security Center
Mengatur keamanan dalam berinternet, firewall dan automatic updates.
- Sounds and Audio Device
Digunakan untuk menyeting volume, tipe speaker, sound scheme, audio, recording, dan lain-lain.
- Speech
Digunakan untuk Speech atau berbicara. Jadi seolah-olah Windows bisa membaca teks (berbicara).
- System
Untuk melihat informasi mengenai system yang terinstal. Misalkan versi Windows berapa, Processornya apa, jumlah RAM, mellihat semua hardware, update, system restore dan masih banyak lagi.
- Taskbar and Star Menu
Untuk mengatur visualisasi taskbar, mulai dari tampilan ketika kita mengklik star, sampai auto hide taskbar, menampilkan quick launch, hide icon, tampilan star menu versi classic atau modern, dan masih banyak lagi pengaturan didalamnya.
- User Accounts
Digunkan untuk mengatur akun kita, baik pembuatan akun baru, menghapus akun, mengaktifkan Guest akun ataupun mengedit akun lainnya.
- Windows Firewall
Untuk pengaturan keamanan juga, misalakan bisa memblokir dan memanage komunikasi antar komputer baik network LAN maupun Internet, memblokir aplikasi yang bisa dianggap berbahaya, dan lain-lain.
- Wireless Network Setup Wizard
Mengatur pengaturan network nirkabel, bisa bluetoot, WiFi, dan lain-lain.
d. Command Prompt
Command prompt merupakan aplikasi bawaan dari Windows Xp yang mana hampir sama penggunaannya dengan MS-DOS. Command prompt bisa dikatakan dan digunakan sebagai tempat untuk memerintah (command). Command prompt berbasiskan text line yang bisa digunakan untuk mengatur komputer / Windows.
Perintah-perintah yang terdapat pada command prompt banyak sekali sebagai contoh : MD, CD, RD, DIR, TREE. Itu merupakan perintah-perintah dasarnya saja.
MD (Make Directory), yaitu perintah yang digunakan ketika kita akan membuat sebuah directory atau bisa dibilang folder.
CD (Change Direktory), yaitu untuk masuk kedalam folder ataupun keluar dari folder tersebut.
RD (Remove Directory), yaitu berfungsi untuk menghapus folder syaratnya kita harus berada di folder parent dari folder yang mau dihapus.
DIR, digunakan untuk melihat properties yang di punyai folder bisa berupa daftar file yang ada di folder tersebut, ukuran file, alamat file, jumlah file dan lain-lain.
TREE, digunakan untuk melihat pohon atau letak dari folder-folder ataupun subfoldernya.
4. Kelebihan dan Kekurangan Windows
a. Kelebihan
Banyak aplikasi yang mendukung di Windows serta dukungan driver hardware pun sudah tidak usah ditanyakan lagi. Berbeda dengan linux misalnya yang anda mungkin akan mengalami sedikit kendala dalam mengintal hardware baru.
User Friendly, karena menggunakan sisitem GUI, multitasking. Bisa dibilang sebagai leader GUI dikancah Sistem Operasi
Mudah untuk digunakan, mungkin dikarenakan kita sudah amat familiar dengn Windows. Tapi pada dasarnya penggunaan bisa dikatakn relative karena setiap orang pasti mempunyai opini yang berbeda.
b. Kekurangan
System Operasi yang berlisensi (berbayar) artinya kita harus merogoh kocek dana yang lumayan besar jika ingin menggunakan Sistem Operasi Windows ini.
Karena berbayar maka banyak programmer yang berusaha menjebol keamanannya yaitu bisa dengan membuat Virus, Spyware, Trojan, dan Adware
Instalasi dan Kelengkapan Program
Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya. Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapi Linux didistribusikan dengan banyak program didalamnya (itu sebabnya dikenal istilah distro dari kata distribusi Linux). Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll. Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux. Berbeda dngan Windows yang hanya Sistem Operasi dasarnya saja.
User Interface
Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows 95/98. Anda sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP, karena Anda bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang lebih ringan. Sedangkan misalnya di Linux, Anda bisa menemukan banyak macam user interface. Dan biasanya pilihan user interface ini dapat Anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau lingkungan kerja Anda. Misal, pada komputer yang lambat Anda bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox. Atau jika Anda menyukai gaya Mac, Anda bisa memilih desktop model GNOME atau menggunakan utility Docker. Dan jika Anda terbiasa di Windows dan memiliki komputer yang cukup cepat, Anda bisa memilih desktop KDE.



Senin, 15 April 2013

Gara-gara tidak mendukung akhirnya Gagal Jadi Miliarder

FACEBOOK - Joe Green adalah teman sekamar Mark Zuckerberg kala mereka dahulu kuliah di Universitas Harvard. Joe mungkin membuat kesalahan besar sehingga kini tidak menjadi milyuner seperti Zuckerberg, sang pendiri Facebook.

Ya, kala mereka kuliah, Zuckerberg sempat mengajak Joe untuk bersama membangun Facebook dari awal. Zuckerberg memang total mengembangkan Facebook, sampai-sampai ia rela meninggalkan bangku kuliah alias drop out.

Namun setelah berbagai pertimbangan, Joe kala itu memutuskan menolak ajakan Zuckerberg. Ia juga minta saran ayahnya yang memintanya tetap melanjutkan kuliah. Terlebih lagi, proyek mereka sebelumnya Facemash menuai kegagalan sehingga Joe pun pesimis.

"Kami mendapat sedikit masalah dengan proyek sebelumnya dan ayahku yang seorang profesor tidak senang mendengar kabar aku mungkin dikeluarkan dari kuliah," ujar Joe, dikutip dari Telegraph, Rabu (1/22012).

Akhirnya, ia hanya bisa menyaksikan sukses besar Zuckerberg yang sampai saat ini masih menjadi temannya. Zuckerberg saat ini ditaksir punya kekayaan USD 17,5 miliar, jumlah yang mungkin akan turut dimiliki Joe jika dahulu dia mau menuruti kemauan Zuckerberg.

Meski tidak sekaya Facebook, Joe tetap sukses menjalankan usahanya. Ia kini menjalankan bisnis online bernama Causes yang mendorong orang berbagi ide untuk mengubah dunia. Bisnisnya itu bernilai jutaan dollar. (source : detik.com)

Inilah 5 Resep Sukses dari Bos Facebook Mark Zuckerberg

MARK ZUCKERBERG - Perjuangan Mark Zuckerberg untuk membuat Facebook menjadi jejaring sosial terpopuler di dunia tentu tidak mudah. Tentu ada resep-resep khusus pria berambut kriwil ini, sehingga dalam usia muda mampu menuai sukses sedemikian tinggi.

Apa saja kira-kira resep sukses pemuda drop out dari Harvard University itu? Berikut 5 di antaranya, seperti diungkapkan oleh David Kirkpatrick, penulis buku The Facebook Effect: The Inside Story of the Company That is Connecting the World:

1. Percaya pada dirimu

Nasehat klasik ini memang sangat penting. Keyakinan diri yang sangat besar serta sifat positif membuat Zuckerberg mampu membangun Facebook dari nol. "Zuckerberg punya keyakinan luar biasa bahwa dia mampu membuat impiannya jadi kenyataan," kata Kirkpatrick.

Kontras dengan citranya yang terlihat arogan di film The Social Network, Zuckerberg sesungguhnya tidak demikian. "Dia hanya seseorang yang sangat percaya diri," ucap Kirkpatrick.

2. Selesaikan tugasmu, jangan menunggu sampai sempurna

Zuckerberg fokus menyelesaikan sesuatu tanpa ditunda atau menunggu sampai sempurna. Jika ada kesalahan, dia berpikir akan selalu bisa memperbaikinya kemudian. Menurutnya, kesalahan adalah hal wajar.

Menurut Kirkpatrick, Zuckerberg memiliki sebuah filosofi tentang hal ini. Filosofi itu berbunyi, "Selesai itu lebih baik daripada sempurna,"

3. Berpeganglah pada visimu, jangan terpengaruh suara miring

"Zuckerberg dulu berada dalam posisi di mana tiap orang di sekitarnya mengatakan dia akan gagal dan apa yang ingin dicapainya terlampau tinggi," kata Kirkpatrick. Zuckerberg memang punya impian besar suatu saat Facebook akan digandrungi banyak orang.

Dia sangat yakin dengan visi itu sehingga menolak Yahoo yang ingin membeli Facebook tahun 2006 dengan harga USD 1 miliar. Visinya terbukti, sekarang Facebook memiliki 800 juta pengguna dan nilainya diprediksi USD 100 miliar.

4. Tidak hidup berlebihan

Siapa sangka sampai sekarang, Mark Zuckerberg masih tinggal di rumah sewaan di dekat kantor pusat Facebook. Penampilannya pun biasa-biasa saja. Padahal jumlah kekayaannya mencapai USD 17,5 miliar.

"Dia tidak pernah berlebihan dan pada akhirnya dia bisa saja memberikan semua uangnya," ucap Kirkpatrick. Ya, Zuckerberg juga dikenal sebagai sosok dermawan. Dia ikut program Giving my Pledge yang menyarankan orang-orang kaya menyumbangkan sebagian besar hartanya.

5. Ikuti passionmu, bukan uang

Kala membangun Facebook, uang bukan tujuan utama Zuckerberg. Dia mengikuti passionnya. Dia sangat bahagia menngoprek Facebook dan menciptakan cara baru untuk membantu orang terkoneksi.

Kesuksesan finansial mungkin akan mengikuti jika seseorang melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan gembira. "Baginya ini bukan tentang uang. Jika Zuckerberg membuat Facebook untuk uang, dia pasti sudah menjualnya beberapa tahun lampau,"

Di copy dari web sebelah